Berdasarkan data Pemprov Sulteng, angka pengangguran terbuka di Sulteng pada 2020 sebesar 3,77 persen, menurun menjadi 3,75 persen pada 2021. Tahun 2022 pengangguran di Sulteng menurun dan tersisa 3,07 persen.
Angka kemiskinan pada 2021 di Sulteng berada di angka 13 persen menurun menjadi 12,33 persen pada 2022 atau turun 0,67 persen.
Baca Juga:
Hibah Rp13 Miliar ke Kejati Jadi Isu Bargaining Sejumlah Kasus, Termasuk Dugaan Kasus Yang Melibatkan Anak Gubernur Sulteng
Dengan angka itu, Pemprov Sulteng mengklaim jumlah warga miskin berkurang 16 ribu orang lebih dari 404,44 ribu orang pada 2021 menjadi 388,35 ribu orang pada 2022.
Ia mengatakan upaya untuk menurunkan kemiskinan yaitu mengurangi beban pengeluaran kelompok miskin dan rentan miskin, melalui pemberian bantuan pendidikan gratis, kesehatan gratis, pemberdayaan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas kelompok miskin.[ss]