Diantaranya, dugaan Kasus Sulteng Nambaso yang melibatkan anak Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Fattur Razaq, Sekdaprov Sulteng Novalina, dan Kepala Dinas PU Bina marga Faidul Keten.
Kemudian, dugaan kasus penyalahgunaan Kewenagan oknum pejabat di Cikasda Sulteng yang diduga mengerjakan sendiri sejumlah proyek APBD.
Baca Juga:
Akademisi, Pemerintah dan PT CPM Satu Meja Bahas Risiko Tambang Poboya, Sulteng
Namun Kedua kasus yang sempat di selidiki Kejati Sulteng hilang begitu saja tanpa alasan yang jelas, hal itu mengundang persepsi negatif di tengah masyarakat.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]