“Sudah 11 tahun masyarakat Toli-toli ini bersengketa dengan perusahaan sawit, sudah berbagai macam cara kami tempu, Namun sampai saat ini sama sekali tidak ada titik terang,” ungkap Marwan.
Berdasarkan fakta, permasalahan konflik Agraria antara petani dan perusahaan kelapa sawit PT Total Energi Nusantara (TEN) dan PT Citra Mulia Perkasa (CMP) di perkebunan sawit di Kabupaten Toli-toli telah berlangsung cukup lama.
Baca Juga:
Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Sulteng: Sumpah Jabatan Bukan Seremonial Tapi Janji Kepada Allah
Masyarakat setempat yang diduga menjadi korban penyerobotan lahan telah berulang kali melakukan mediasi di Pemerintah Daerah Toli-toli, Namun tidak ada penyelesaian, hingga akhirnya puluhan korban tersebut melakukan demo memasang tenda dan bermalam di depan kantor Gubernur dan DPRD Sulteng guna mengadukan nasib mereka.
Pantauan SULTENG.WAHANANEWS.CO Gubernur Sulteng Anwar Hafid, sedang melakukan rapat kerja di Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulteng, diduga semua pejabat lingkup Provinsi Sulteng mengikuti kegiatan tersebut.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]