SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu– Bandara Mutiara Sis Aljufri Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) akan mencatat sejarah baru dengan melayani penerbangan internasional perdana menuju Guangzhou, Tiongkok, pada 10 Juli 2026.
Langkah ini menjadi bukti berfungsinya bandara tersebut setelah resmi menyandang status internasional. Kepastian rencana itu disampaikan saat Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima kunjungan Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Kota Palu, Selasa (26/05/2026).
Baca Juga:
Boarding Pass Sudah di Tangan Tapi Puluhan Penumpang Gagal Terbang, Super Air Jet Dilaporkan
Menurut Gubernur Anwar Hafid, pembukaan rute langsung Palu–Guangzhou diharapkan mempercepat ekspor komoditas unggulan Sulteng, khususnya durian dan kelapa bulat, ke pasar Tiongkok.
“Pemprov Sulteng terus mendorong ekspor kelapa bulat dan durian. Peran Badan Karantina sangat penting dan strategis untuk memastikan kelancaran program ekspor yang sedang kami jalankan,” ujar Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur Reny A Lamadjido.
Dengan adanya jalur udara internasional dari ibu kota Sulteng, pelaku usaha hortikultura di daerah kini memiliki akses logistik yang lebih singkat dan efisien menuju Tiongkok. Pemerintah daerah menilai ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan nilai jual produk pertanian lokal.
Baca Juga:
Kertajati Tertekan Beban Utang, Pemprov Jabar Siapkan Transformasi
Rute Palu–Guangzhou nantinya juga menjadi tolok ukur kesiapan Bandara Sis Aljufri dalam melayani penerbangan lintas negara secara berkelanjutan.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]