Serta melakukan pengelolaan keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel diharapkan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang kredibel dan bebas korupsi.
Pantauan SULTENG.WAHANANEWS.CO, di Sulawesi Tengah (Sulteng) tercatat ratusan miliar APBD mengalir mulus membiayai fasilitas mewah APH, diantaranya: pembangunan sejumlah Rumah Jabatan dan Klinik gigi Kejati Sulteng sekira Rp13 miliar, ditengah efisiensi anggaran tahun 2025.
Baca Juga:
Nama Raja Juli Terseret Dugaan Amplop Bupati Kuansing, DPR Minta KPK Usut
Hal ini sempat menimbulkan protes keras dari sejumlah elemen termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat sebab diduga jadi bargaining sejumlah kasus, termasuk "Sulteng Nambaso" yang menyeret anak Gubernur Sulteng Muhammad Fathur Razaq.
Selain itu, hibah APBD Kabupaten Morowali sekira Rp 23 miliar juga mengalir membiayai pembangunan Kantor Polda Sulteng tahun anggaran 2026,
Kemudian APBD Pemkot Palu sekira Rp 5,7 miliar membiayai Kantor Kejari Kota Palu tahun anggaran 2024 dan 2025.
Baca Juga:
KPK Jelaskan Penahanan Eks Timses Bupati Langkat di Medan Terkendala Penerbangan Jakarta
Selain insfratruktur, Sejumlah Kepala Daerah di Sulteng memberikan fasilitas mobil mewah ke Kejati dan Polda Sulteng.
Berita terkait telah tayang di SULTENG.WAHANANEWS.CO, dengan judul: Soal Hibah APBD, Gubernur Sulteng Takut Menolak Permintaan APH di Tengah Efisiensi Anggaran(?) sulteng.wahananews.co/utama/gubernur-sulteng-takut-menolak-permintaan-fasilitas-aph-di-tengah-efisiensi-anggaran-Uza9IfesZQ
[Redaktur: Sobar Bahtiar]