SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, akhirnya menerima kunjungan pengurus Gabungan Pelaksana Jasa Konstruksi (Gapensi) menyusul polemik soal pengkondisian proyek APBD kepada kontraktor luar daerah. di Kantor Gubernur, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Jumat (8/5/2026).
Wakil Ketua Gapensi Provinsi Sulteng Andi Ridwan, mengatakan dalam audiensi dengan Gubernur dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terungkap sejumlah fakta yang selama ini diduga ditutupi terhadap kontraktor lokal.
Baca Juga:
Heboh Dugaan Korupsi MBG, Proyek Sertifikasi Halal Rp141 Miliar Disorot KPK
Menurutnya, dalam pertemuan itu, Anwar Hafid menyebut bahwa di Provinsi Sulteng terdapat sekira 4000 paket proyek yang menyerap APBD mencapai Rp 2 Triliun, pada tahun anggaran 2025.
Pelaksanaan proyek-proyek tersebut terbagi dalam dua mekanisme, yakni melalui tender terbuka dan penunjukan langsung (PL).
Namun, sebagian besar proyek PL tersebut adalah milik Anggota DPRD atau dikenal sebagai pokok-pokok pikiran (pokir DPRD).
Baca Juga:
Sudah Ditahan KPK, Ajudan Bupati Tulungagung Ternyata Masih Terima Gaji ASN
“Gapensi sudah audiensi dengan Gubernur, ternyata proyek-proyek PL di Pemprov Sulteng paling banyak adalah pokir DPRD. karena itu, Gubernur menyarangkan Gapensi juga beraudiensi dengan DPRD,” kata Andi Ridwan, Kepada SULTENG.WAHANANEWS.CO, Sabtu, (9/5/2026).
Anwar Hafid: Proyek PL Sebagian Besar Pokir DPRD
Arahan Anwar Hafid agar Gapensi Audiensi ke DPRD menguatkan dugaan kongkalikong bagi - bagi proyek antara kepala daerah dengan DPRD yang telah terjalin cukup lama di Pemprov Sulteng.