SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu – Alhamdulillah kita bersyukur dengan terlaksananya Program “BERANI SEHAT” Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), sebagai bentuk pelayanan Publik.
Untuk mensukseskan program Berani Sehat, Gubernur Anwar Hafid, tidak segan segan menggelontorkan dana untuk pengadaan 43 unit mobil Ambulance sebesar Rp.14.740.000.000,- (Empat Belas Milyar Tujuh Ratus Empat Juta Rupiah)
Baca Juga:
KPK Menyebut 25 Persen Kasus Yang Ditangani Berawal Dari Pengadaan Barang dan Jasa
Kode RUP : 66335538 dan 66470741 Nama Paket : Mobil Ambulance Nama KLPD : Provinsi Sulawesi Tengah Satuan Kerja : Biro Kesra Tahun Anggaran : 2026 Lokasi Pekerjaan : Palu SulTeng Voleme Pekerjaan : 43 Unit Spesifikasi : Ambulance 4x4 2.77 cc dan Standar 1.500 cc Total Pagu : Rp.14.740.000.000,-
Sisi lain proyek ini perlu diawasi dan dikritisi karena yang menarik dari proyek pengadaan 43 unit kendaraan mobil Ambulance ini adalah diduga sudah di kerjakan sebelum dilakukan pelaksanaan Tender, alias Ijon Proyek.
Hasil penelusuran sementara diduga perusahaan dealer juga sudah bekerja di Bandung, lewat cabang Makassar termasuk pengadaan Karoseri ambulance juga sudah dikerjakan oleh PT API (Ambulance Pintar Indonesia) di Jakarta.
Baca Juga:
Khalid Basalamah Kembalikan Uang Kuota Haji ke KPK Rp8,4 Miliar
Sangat nampak adanya dugaan mufakat jahat (meeting of mind) antara penyelenggara negara dan pihak swasta dari dugaan penyimpangan Pengadaan Barang Jasa (PBJ) 43 unit kendaraan mobil Ambulance Provinsi Sulteng.
Penulis juga menyoroti dimana semuanya dilaksanakan bukan dari kontraktor daerah, melainkan dari Perusahaan kontraktor luar Sulteng.
Boro-boro Gubernur mau membuka lapangan kerja, apalagi menjalankan tugas pemerintahan untuk mensejahterakan rakyat, Jika kontraktor di sulteng hanya jadi penonton di rumahnya sendiri.