Pada sektor pertanian dan semua subsektor turunannya, intervensi yang dilakukan oleh Pemkab Sigi yaitu membantu petani dan peternak agar melakukan pengembangan budi daya secara maksimal.
"Kami memberikan bantuan mulai dari alat mesin pertanian hingga penyediaan pupuk dan sarana pendukung lainnya seperti jalan kantong pertanian dan penyediaan irigasi pertanian," katanya.
Baca Juga:
HPA: PETI Poboya, Kota Palu Bertahan Lama Diduga Dibekingi Oknum Berseragam
Pemkab Sigi juga menyediakan akses pendanaan bagi petani dan peternak, melalui program KUR nol persen.
"Pemerintah menanggung semua bunga bank dari kredit ini, sehingga petani dan peternakan serta masyarakat ekonomi menengah ke bawah, tidak lagi terbebani dengan bunga bank," ujarnya.
Melalui program itu, masyarakat miskin dan pengangguran mendapat suntikan dana usaha, untuk mengelola dan mengembangkan potensi sektor-sektor tersebut, termasuk pengembangan usaha kecil menengah.
Baca Juga:
Diduga Tidak Melalui Pembahasan DPRD, Rp14,27 Miliar Proyek di Sigi, Sulteng Disoal L-KPK, Kejati Diminta Usut Tuntas
Pemkab Sigi juga menggandeng investor untuk mengembangkan sektor-sektor potensi tersebut dengan skema pemberdayaan masyarakat.[ss]