WahanaNews-Sulteng | Usai diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sebanyak empat kelurahan di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) direndam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng, Andi Sembiring mengatakan, banjir disebabkan drainase yang tidak mampu menampung debit air hingga meluap, ketinggian air selutut orang dewasa.
Baca Juga:
Banjir di Aceh Selatan, BMKG Kalim Akibat Gelombang Rossby Ekuatorial
"Intensitas hujan yang tinggi dan drainase yang tidak dapat menampung semua debit air hujan menyebabkan air meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian air setinggi lutut orang dewasa," kata Andi, seperti dilansir dari Antara, Selasa (10/5/22).
Ia mengungkapkan, banjir tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas kesehatan, pendidikan dan pemerintahan.
Beberapa di antaranya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido, Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Tolitoli dan area perkantoran.
Baca Juga:
Banjir di Wilayah Batu Silangit Simalungun Diduga Dampak Pembangunan Ruas Tol
"Belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Untuk saat ini warga masih bertahan di rumahnya masing-masing meskipun terendam banjir sambil menunggu hujan reda dan air surut," ujarnya.
BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Tolitoli masih terus melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun sarana dan prasarana yang terdampak banjir.
Lebih lanjut, Andi mengimbau warga tetap waspada dan selalu siap siaga mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.