SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu– Penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility) Bank Sulteng menjadi polemik di tengah masyarakat, sebab diduga mengalir membiayai acara seremonial semarak “Sulteng Nambaso” pada hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah (HUT Sulteng).
Gubernur Sulteng Anwar Hafid sejak dilantik tercatat telah dua kali melaksanakan seremonial Semarak Sulteng Nambaso, setiap tanggal 13 April.
Baca Juga:
Pindah Pelabuhan Pelni Pantoloan ke Banawa Picu Penolakan Warga Pantai Barat Donggala
Anwar Hafid mengatakan bahwa, Seremonial Sulteng Nambaso bertujuan mempererat persaudaraan dan kebersamaan menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat Sulteng serta memperkuat rasa persaudaraan dan toleransi.
“Sulteng Nambaso adalah ajang refleksi atas pencapaian daerah sekaligus menumbuhkan semangat cinta daerah,” ucap Anwar Hafid dalam acara tersebut.
Anwar juga mengatakan bahwa Nambaso Fest menekankan persatuan dan dilaksanakan dengan efisiensi anggaran, bahkan diklaim tanpa membebani APBD (mengandalkan sponsor).
Baca Juga:
Kerap Aniaya Ibu, Kakak Adik Sepakat Bunuh Ayah Kandung di Sulteng
Acara Semarak Sulteng Nambaso mengundang perhatian masyarakat Sulteng sebab dilaksanakan sangat meriah mendatangkan sejumlah artis ibu kota.
Namun, tidak sedikit masyarakat mempertanyakan sumber anggaran pelaksanaan tersebut sebab dilaksanakan ditengah efisiensi anggaran.
SULTENG.WAHANANEWS.CO, berupaya menghubungi nomor WhatsApp Gubernur Sulteng guna klarifikasi hal ini, namun hingga saat ini belum memberikan tanggapan, Selasa (12/6/2026)