Pada pertengahan April 2026, Sulawesi Tengah mengekspor 459 ton durian beku dengan nilai mencapai Rp42,5 miliar ke Tiongkok.
Oleh karena itu, ia mengaku optimistis dengan sinergi antardaerah berorientasi data kuat menjadi instrumen penting untuk menggali lebih banyak lagi potensi unggulan daerah lainnya juga dapat dikembangkan hingga mampu bersaing dan menembus pasar global.
Baca Juga:
PLN UIP Sulawesi dan Polda Sulteng Perkuat Sinergi Kawal Infrastruktur Kelistrikan Demi Dukung Investasi dan Swasembada Pangan
“Mari kita menggali potensi Sulawesi Tengah dengan berbasis data yang valid,” katanya.
Pemprov Sulteng juga telah meluncurkan aplikasi SI-GILING (Sistem Informasi Gilingan Padi Terintegrasi) serta Wisma Tani sebagai bagian dari inovasi Dinas TPH Provinsi Sulteng.
Aplikasi SI-GILING menghadirkan sistem informasi yang menyediakan data penggilingan padi, harga gabah dan beras, serta informasi pertanian secara terintegrasi dan real time di Sulawesi Tengah.
Baca Juga:
Pemkot Palu Dorong Percepatan Digitalisasi Transaksi Keuangan Daerah Melalui Layanan Perbankan
Kehadiran aplikasi ini, kata Wagub, diharapkan dapat membantu petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan secara lebih tepat dengan dukungan data akurat.
[Redaktur: Patria Simorangkir]