SULTENG.WAHANANEWS.CO, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjalin kerja sama untuk memperkuat keandalan pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), khususnya tenaga surya, guna mendorong pemerataan akses listrik di daerah tersebut.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam keterangannya di Palu, Rabu (8/4/2026), mengatakan kerja sama dengan PT Ace Energy Service merupakan bagian dari perwujudan program Berani Menyala untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah.
Baca Juga:
KPK Periksa 5 Saksi Kasus Pemerasan Jaksa di Palu, Fakta Baru Terkuak
“Alhamdulillah mereka mau berinvestasi di beberapa daerah untuk memenuhi pasokan listrik bagi masyarakat. Kerja sama ini menandai bahwa daerah kita mulai memiliki sumber daya dari energi baru terbarukan,” katanya.
Kerja sama tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi sekaligus penandatanganan sebagai langkah awal pengembangan pemanfaatan tenaga surya di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Anwar Hafid menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah membutuhkan investasi besar di sektor energi, khususnya untuk memperkuat pasokan listrik melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Baca Juga:
Pemerintah Kota Palu Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Bencana Aceh
Menurut dia, pengembangan energi baru terbarukan juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Program tersebut difokuskan pada delapan kabupaten dengan tingkat keandalan listrik yang masih rendah, yakni Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Donggala, Morowali, Tojo Una-Una, Buol, dan Tolitoli.
Ia menjelaskan kerja sama ini merupakan bagian dari program strategis Berani Menyala untuk menghadirkan listrik berbasis energi bersih bagi masyarakat.