WahanaNews-Sulteng | Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof Rajindra, mendukung Rencana Korem 132/Tadulako merekrut santri menjadi prajurit TNI.
Menurut Rajindra, soal bela negara dan kecintaan terhadap tanah air sudah tidak asing lagi bagi kalangan santri.
Baca Juga:
Rahasia Sehat dari Tahu: Nutrisi, Manfaat, dan Cara Pengolahan Ideal
"Alumni santri itu dari sisi Akhlak dan Moral sudah melekat pada dirinya. Sehingga loyalitasnya tidak diragukan karena pasti takut berkhianat. Alumni santri itu diajarkan tentang loyalitas dalam arti sempit terhadap keluarga, bangsa dan negara," ujarnya, Minggu (23/1/2022).
Menurutnya, kiprah ulama dan santri telah tercatat dengan tinta emas dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Guru Besar Ilmu Manajemen itu pun teringat akan sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman.
Baca Juga:
Usai Pimpin Upacara Harkitnas ,Wabup Karo Dan Forkopimda Ziarah ke Makam Pahlawan Kabanjahe
Selain Panglima Besar, Jenderal Sudirman juga dikenal sebagai seorang Muslim taat dan santri dari organisasi Muhammadiyah.
"Prajurit TNI seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman nota bene adalah didikan santri. Banyak para alumni santri dulu menjadi prajurit tidak ada yang bermasalah bahkan jadi panutan bagi teman-temannya yang lain," ucap Prof Rajindra.
[kaf]