SULTENG.WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di tengah tekanan publik terkait keterlambatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Wakil Rakyat Sulawesi Tengah, di Senayan akhirnya buka suara.
Muhiddin M. Said, Anggota DPR RI Dapil Sulteng, Fraksi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, memastikan sisa kurang bayar DBH telah masuk dalam penganggaran pemerintah pusat. Kepastian itu disampaikan Muhiddin melalui pesan singkat WhatsApp kepada deadline news
Baca Juga:
11 Wakil di Senayan Bungkam Saat Masyarakat Sulteng Perjuangkan DBH, Aktivis: Jangan Salah Pilih Lagi
"Saya di jkt, saya sdh jawab sama DNews,” tulis Muhiddin menjawab pertanyaan redaksi SULTENG.WAHANANEWS.CO, Minggu (17/8/2026).
Dalam keterangannya, Muhiddin, mengatakan bahwa DBH Sulteng telah dianggarkan oleh pemerintah pusat, "Sdh dianggarkan cuma kepastian nilainya blm ada, insyaallah dana bagi hasil akan cair tks," kata Muhiddin dikutip dari deadline news
Pernyataan tersebut muncul setelah desakan publik semakin kuat. Dalam komunikasi yang sama, SULTENG.WAHANANEWS.CO, sempat menyampaikan komitmen sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengawal realisasi DBH hingga benar-benar masuk ke kas daerah dengan cara melakukan demonstrasi di Kementerian Keuangan dan Energi Sumberdaya Alam, Kementerian Keuangan hingga Gedung DPR RI.
Baca Juga:
Aspek Sulteng "Tagih" 7 Anggota DPR RI dan 4 DPD RI: Suara Kalian Dimana Saat Sulteng Perjuangkan DBH?
Namun, hingga berita ini diturunkan Muhiddin M. Said tidak memberikan tanggapan lebih lanjut.
Sebelumnya, Publik Sulteng mengecam 11 wakil Sulteng di Senayan sebab dinilai tidak memperjuangkan DBH Sulteng yang sempat tertunda selama 3 tahun.
Aliansi Strategis Pemantau Kebijakan Publik (ASPEK) Sulawesi Tengah menyambut baik informasi tersebut. Koordinator ASPEK, Yusuf Dumo, dalam keterangan resminya menilai pernyataan Muhiddin sebagai langkah awal yang positif.