Dia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit ASF dengan mengetahui tanda klinis ternak, yakni demam tinggi, depresi, tidak mau makan, pendarahan pada kulit..
"Penyakit ini tidak menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya, namun tingkat kematian ternak babi dapat mencapai 100 persen yang akan merugikan peternak nantinya," katanya.
Baca Juga:
700 KK di Desa Balane Sigi Minum Air Lumpur, APBD Rp13 Miliar Justru Bagun Rujab Kejati
Dia berharap para peternak dapat melakukan upaya peningkatan kekebalan ternak babi dengan cara pembelian pakan yang baik dan pemberian vitamin. [ss]