SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu – Gabungan Pelaksana Jasa Konstruksi (Gapensi) Sulawesi Tengah (Sulteng) berharap Gubernur Anwar Hafid menepati janjinya agar ikut memberdayakan kontraktor lokal pada proyek APBD tahun 2026.
Ketua Gapensi Sulteng Hj Salam, mengatakan bahwa sebelumnya, pada tahun 2025 dirinya bersama sejumlah anggota Gapensi telah melakukan konsolidasi ke Pemerintah Provinsi Sulteng termasuk menemui Gubernur Anwar Hafid.
Baca Juga:
Korupsi Dana Masjid, Kades dan Kontraktor di Klaten Dijebloskan ke Penjara
Menurutnya, pada konsolidasi saat itu Anwar Hafid berjanji akan memberikan ruang kepada kontraktor lokal agar ikut berpartisipasi dalam proyek APBD.
Namun, pada saat itu kata Hj Salma, Anwar Hafid menyebut bahwa proyek pada tahun 2025 masih dikondisikan oleh pemerintah daerah sebelumnya, sehingga yang dijanjikan adalah proyek anggaran tahun 2026.
Hal itu diungkap Hj Salma, pada acara diskusi bersama sejumlah anggota Gapensi, di Kafe dan Restoran Triple F, Jalan Mangunkusumo, Kota Palu, Kamis (30/4/2026).
Baca Juga:
Lebaran Depok 2026 untuk Semua: Usung Tema “Depok Rumah Kita”
“Tahun 2025 Saya bersama beberapa anggota Gapensi sudah menemui pak Gubernur untuk membicarakan nasib kontraktor lokal, Gubernur pada saat itu janjikan tahun 2026 karena pada 2025 katanya masih diatur oleh kepala daerah sebelumnya,” ungkap Hj Salma.
Diskusi ini sendiri muncul menyikapi maraknya kontraktor luar daerah menguasai proyek APBD di Sulteng, Sementara kontraktor lokal hanya jadi penonton.
Lebih lanjut Hj Salma mengatakan bahwa Gapensi adalah mitra pemerintah terutama dalam pelaksanaan jasa konstruksi, kewajiban Gapensi Sulteng adalah memastikan semua anggotanya ikut diberdayakan terutama dalam proyek APBD baik di provinsi maupun kabupaten - kota.