SULTENG.WAHANANEWS.CO, Donggala – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, menyampaikan komitmennya memprioritaskan perbaikan kualitas rumah Masyarakat miskin ekstrim di Kabupaten Donggala.
Hal itu Ia sampaikan saat membuka rapat kerja daerah Provinsi Sulteng bersama Kabupaten Donggala, di Kantor Bupati Donggala, di Jalan Jati No. 1, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga:
Pemindahan Pelabuhan Penumpang PELNI ke Donggala Dinilai Perlu Evaluasi Dampak Sosial
Gubernur Anwar menilai, Salah satu penghambat penurunan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah adalah masih banyaknya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditempati masyarakat.
“Kalau kita mau selesaikan kemiskinan, perbaiki dulu rumahnya,” tegas Anwar Hafid
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar memaparkan, bahwa dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terdapat 4846 KK kategori miskin ekstrem di Kabupaten Donggala, Sulteng yang harus dientaskan.
Baca Juga:
Pimpin Apel Perdana 2026, Gubernur Sulteng: Sumpah Jabatan Bukan Seremonial Tapi Janji Kepada Allah
Dari jumlah itu, ia meminta agar dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) untuk mengidentifikasi KK yang tinggal di RTLH, sebagai dasar intervensi program pengentasan kemiskinan lewat bedah rumah.
“Ini yang harus kita kerjakan pertama untuk menyelesaikan kemiskinan,” lanjutnya dengan menjadikan Donggala sebagai pilot project bagi kabupaten lain di Sulteng dalam transformasi RTLH menjadi Rumah Layak Huni.
Selain fokus pada penanganan RTLH, Gubernur Anwar Hafid juga mendorong agar Pemerintah Donggala dan jajarannya konsisten menggunakan DTSEN dalam perencanaan pembangunan berbasis data agar setiap program berjalan efektif dan efisien.
“Kami datang dengan perangkat daerah supaya kami punya pemahaman mau dibawa ke mana Donggala ini sesuai maunya Ibu Bupati,” ucap Gubernur Ia menjelaskan bahwa program 9 BERANI bisa bersinkronisasi dengan program Pemerintah Kabupaten Donggala sagar dapat wujud konkrit.
Pada kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid juga menyerahkan bantuan pangan berupa 25 ton beras secara simbolis kepada Bupati Donggala Vera Elena Laruni, guna disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Rapat kerja daerah turut dihadiri Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan,dan sejumlah perangkat daerah dan Unsur Forkopimda Kabupaten Donggala.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]