Secara nasional beras Sulawesi Tengah mengalami surplus 86,710 ton sehingga masuk peringkat 9 nasional Tahun 2022.
Selain itu NTP Sulawesi Tengah mengalami kenaikan yang pesat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.
Baca Juga:
Pemprov Sulteng Gelar Pangan Murah Pada Bulan Suci Ramadan, Ini Jadwal dan Tempatnya
Realisasi KUR Tahun 2022 juga lebih 3,99 triliun diantaranya berasal dari sektor pertanian.
Namun akibat rusaknya irigasi gumbasa pasca gempa, terjadi kekurangan luas tanah 8000 hingga 9000 hektar.
Berdasarkan hasil rakor terkait permintaan lahan sebanyak 15 ribu hektar untuk kawasan pertanian prioritas diperoleh luasan 175 ribu hektar lahan.
Baca Juga:
Pemindahan Pelabuhan Penumpang PELNI ke Donggala Dinilai Perlu Evaluasi Dampak Sosial
Selain padi dan jagung yang ditargetkan surplus pada tahun 2023, juga dicanangkan surplus kedelai dari luasan 20 ribu hektar.[ss]