“Program BERANI LANCAR ini mencakup pembangunan jalan dan jembatan di beberapa kabupaten dengan tujuan pemerataan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas antarwilayah,” katanya.
Beberapa ruas yang menjadi prioritas antara lain Ruas Tomata di Kabupaten Morowali Utara, Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Tonusu, Meko–Pendolo, Dataran Bulan di Kabupaten Tojo Una-Una, Air Terang di Kabupaten Buol, serta pembangunan dan penggantian jembatan di Kabupaten Banggai Laut. Meski masih terdampak kebijakan efisiensi anggaran, Faidul memastikan proyek-proyek tersebut tetap dijalankan karena merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga:
Hore! Warga Kini Bebas Akses WiFi Gratis di Alun-alun Kota Gunungsitoli, Bisa Internetan Sepuasnya
“Pengerjaan proyek-proyek tersebut telah direncanakan tahun 2026 ini dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027,” ujarnya.
Ia berharap Program BERANI LANCAR dapat meningkatkan konektivitas wilayah di Sulawesi Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
“Program ini menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya sehingga dapat melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan memudahkan mobilitas masyarakat,” tandas mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso itu.
Baca Juga:
Diduga Dapat Pelayanan Buruk di RSUD Undata Hingga Meninggal, Keluarga Pasien Desak Gubernur Sulteng Pecat Pejabat Terkait
[Redaktur: Sobar Bahtiar]