Lanjut Bupati Hamdan mengungkapkan, tanah gambut di PPU yang belum dikelola masih banyak.
"Durian lokal kita punya, tetapi jenis khusus lain yaitu Durian Kalimantan. Itu banyak disini dan rasanya hampar beda dengan Durian Montong Parigi Moutong," pungkasnya.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) lakujan kunjungan kerja ke Pemkab Penajam Paser Utara dan Pemerintah Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kunjungan tersebut untuk membangun kerjasama antara kedua daerah tersebut.
Dalam hal guna menopang logistik Pangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Kunker tersebut dilaksanakan selama empat hari dari 28 Februari hingga tanggal 3 Maret 2022.
Diketahui, Undang Undang nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara yang telah di teken oleh Presiden RI Jiko Widodo dan telah disahkan oleh DPR RI baru baru ini menandai pembangunan IKN yang disebut Nusantara segera terlaksana secara resmi di Kalimantan Timur.
Kepala Bappelitbagda Parigi Moutong Irwan mengatakan, rombongan kunker ke Kaltim selain bertemu dengan Pemda Penajam Paser Utara dan Kota Samarinda juga akan bertemu dengan para pelaku usaha.