Lanjut Bupati Hamdan mengungkapkan, tanah gambut di PPU yang belum dikelola masih banyak.
"Durian lokal kita punya, tetapi jenis khusus lain yaitu Durian Kalimantan. Itu banyak disini dan rasanya hampar beda dengan Durian Montong Parigi Moutong," pungkasnya.
Baca Juga:
Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, Akses Anak di Bawah 16 Tahun ke Platform Berisiko Akan Dibatasi
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) lakujan kunjungan kerja ke Pemkab Penajam Paser Utara dan Pemerintah Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kunjungan tersebut untuk membangun kerjasama antara kedua daerah tersebut.
Dalam hal guna menopang logistik Pangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.
Baca Juga:
Diduga Dilindungi Oknum, Lima Lokasi Judi Gelper di Pekanbaru Bebas Beroperasi, Setoran Ratusan Juta per Bulan Disorot
Kunker tersebut dilaksanakan selama empat hari dari 28 Februari hingga tanggal 3 Maret 2022.
Diketahui, Undang Undang nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara yang telah di teken oleh Presiden RI Jiko Widodo dan telah disahkan oleh DPR RI baru baru ini menandai pembangunan IKN yang disebut Nusantara segera terlaksana secara resmi di Kalimantan Timur.
Kepala Bappelitbagda Parigi Moutong Irwan mengatakan, rombongan kunker ke Kaltim selain bertemu dengan Pemda Penajam Paser Utara dan Kota Samarinda juga akan bertemu dengan para pelaku usaha.