SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu– Penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility) Bank Sulteng menjadi polemik di tengah masyarakat, sebab diduga mengalir membiayai acara seremonial semarak “Sulteng Nambaso” pada hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah (HUT Sulteng).
Isu tersebut berkembang di tengah masyarakat, terlebih Bank Sulteng tidak mempublikasikan data penerima CSR tahun 2025.
Baca Juga:
Rumah BUMN Pertamina Hadirkan 13 UMKM di Jambore Provinsi Sulteng
Gubernur Sulteng Anwar Hafid sejak dilantik tercatat telah dua kali melaksanakan seremonial Semarak Sulteng Nambaso, setiap tanggal 13 April.
Anwar Hafid mengatakan bahwa, Seremonial Sulteng Nambaso bertujuan mempererat persaudaraan dan kebersamaan menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat Sulteng serta memperkuat rasa persaudaraan dan toleransi.
“Sulteng Nambaso adalah ajang refleksi atas pencapaian daerah sekaligus menumbuhkan semangat cinta daerah,” ucap Anwar Hafid dalam acara tersebut.
Baca Juga:
Kecewa dengan Pemkab, Warga Dusun Janja, Tolitoli Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Anwar juga mengatakan bahwa Nambaso Fest menekankan persatuan dan dilaksanakan dengan efisiensi anggaran, bahkan diklaim tanpa membebani APBD (mengandalkan sponsor).
Acara Semarak Sulteng Nambaso mengundang perhatian masyarakat Sulteng sebab dilaksanakan sangat meriah mendatangkan sejumlah artis ibu kota.
Namun, tidak sedikit masyarakat mempertanyakan sumber anggaran pelaksanaan tersebut sebab dilaksanakan ditengah efisiensi anggaran.