SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu – Hari ini, Hotel Grand Syah, di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, menjadi saksi sebuah janji manis untuk masa depan pelaku usaha Sulawesi Tengah.
Di tengah suasana perebutan kursi ketua Kadin Sulteng hidangan hangat dan tawa mengiringi pertemuan tiga calon Ketua Umum Kadin Sulawesi Tengah.
Baca Juga:
Kerap Aniaya Ibu, Kakak Adik Sepakat Bunuh Ayah Kandung di Sulteng
Nur Rahmatu, Gufron Ahmad, dan Endi Hermawan menegaskan komitmen yang lebih besar dari sekadar perebutan kursi: bersatu untuk membangkitkan ekonomi Sulteng.
Musyawarah Provinsi Kadin Sulteng hari ini memang menjadi arena kompetisi. Tapi di meja makan, tempat Nur Rahmatu, Gufron Ahmad, Endi Hermawan, dan para pengurus Kadin Sulteng duduk berdekatan, tak ada jarak, tak ada sekat. Hanya ada satu semangat: membangun ekonomi Sulteng bersama.
Mereka boleh saja bersaing gagasan, strategi, dan suara di arena Musprov nanti. Namun lihatlah foto kebersamaan ini, semua kompetisi seolah meleleh menjadi keakraban. Senyum mereka seolah berkata,
Baca Juga:
Biaya Perjalan Dinas Komisi IV DPRD, BPBD, Disdik Sulteng Habiskan Rp220 juta
“Kami sepakat Bertanding untuk bersanding” kata calon Ketum Kadin petahana Nur Rahmatu.
Seperti sepasang kekasih yang sepakat bertengkar untuk akhirnya saling memahami, mereka memilih tema “Bertanding untuk Bersanding”
Tujuannya bukan untuk menang sendirian, melainkan memastikan tak ada satu pun pengusaha Sulteng yang tertinggal sendirian.
Di atas meja itu, yang dihidangkan bukan hanya makanan. Ada harapan, ada kebersamaan, dan ada cinta untuk tanah Tadulako yang rindu disentuh dengan satu barisan.
Karena kemajuan Sulteng tak lahir dari ego yang menang. Ia lahir dari hati-hati yang memilih bersanding.
[Redaktur Sobar Bahtiar]