SULTENG.WAHANEWS.CO, Kota Palu --Satuan Tugas Operasi Pekat ( penyakit masyarakat) I Tinombala 2026 berhasil membongkar praktik judi sabung ayam yang meresahkan warga di Jalan Juanda, Kota Palu, Sabtu malam (28/02/2026).
Setelah mendapat informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas perjudian itu, petugas lansung melakukan penyelidikan dan pemantauan sebelum akhirnya melakukan peggerbekan dilokasi tersebut.
Baca Juga:
Kerap Aniaya Ibu, Kakak Adik Sepakat Bunuh Ayah Kandung di Sulteng
Razia ini dipimpin AKP Suwondo selaku perwira satgas tindak Ops pekat l Tinombala serta personel Satgas Ops Pekat I Tinombala Polda Sulteng,
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sejumlah orang tengah berkumpul di sekitar arena sabung ayam. Menyadari kehadiran aparat, beberapa di antaranya sempat berupaya melarikan diri. Namun, dengan kesigapan personel di lapangan, sejumlah terduga pelaku berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa (7) unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku, (1) buah ring atau arena sabung ayam yang digunakan sebagai tempat pertarungan, serta beberapa ekor ayam yang dijadikan objek perjudian.
Baca Juga:
Biaya Perjalan Dinas Komisi IV DPRD, BPBD, Disdik Sulteng Habiskan Rp220 juta
Seluruh barang bukti kemudian diamankan guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.
Tidak hanya itu, dalam proses penyisiran dan sterilisasi lokasi, petugas juga menemukan satu bilah senjata tajam (sajam) yang disembunyikan di sekitar area perjudian.
Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pendalaman guna mengetahui pemilik serta keterkaitannya dengan para pelaku yang telah diamankan.
Aparat kepolisian menegaskan bahwa kepemilikan senjata tajam tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Para terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulteng untuk dilakukan pendataan, klarifikasi, serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam praktik perjudian tersebut.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Pekat I Tinombala 2026 yang digelar dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadhan," ujar AKP Suwondo
Polda Sulteng menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk penyakit.
"Seperti perjudian, peredaran minuman keras ilegal, premanisme, maupun tindak pidana lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah," pungkasnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]