SULTENG.WAHANANEWS.CO, Sigi - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyatakan telah mengusulkan perbaikan sejumlah infrastruktur irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sigi Afit Lamakarate mengatakan perbaikan irigasi bertujuan untuk mengatasi kendala debit air yang sering berkurang saat memasuki musim kemarau.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Dirikan Pos Terpadu Cegah Tambang Emas Ilegal di Tomado
"Untuk tahun 2026 targetnya ada 30 titik irigasi yang diperbaiki yang merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III," kata Afit saat dihubungi awak media di Sigi, Jumat (10/4/2026).
Ia mengatakan peralihan dari irigasi manual ke irigasi teknis berbasis beton sangat penting disebabkan karakteristik tanah di Sigi yang bersifat aluvial.
Menurut dia, jenis tanah tersebut sangat cepat meresap air sehingga dibutuhkan saluran permanen agar air sampai ke titik lahan pertanian terjauh.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Lanjutkan Program Beasiswa untuk Masyarakat Kurang Mampu pada 2025
"Tentunya jika pembangunan irigasi teknis yang permanen, air akan lebih tahan dan tetap mengalir meskipun debit air sungai sedang kecil," ujar dia.
Ia mengatakan pemerintah daerah sudah menyiapkan sumur dalam atau sumur pompa bagi lahan-lahan pertanian di wilayah perbukitan.
"Dengan menggunakan sumur pompa dinilai efektif dan membantu di titik lahan perbukitan yang selama ini tidak bisa dijangkau jaringan irigasi teknis," ujar dia.