SULTENG.WAHANANEWS.CO, Tolitoli – Puluhan tahun menanti perbaikan, warga Dusun Janja, Desa Malomba, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah memilih menanam pohon pisang di tengah jalan, Jumat (24/7/2027).
Aksi ini menjadi bentuk protes dan kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai abai terhadap aspirasi masyarakat.
Baca Juga:
Kerap Aniaya Ibu, Kakak Adik Sepakat Bunuh Ayah Kandung di Sulteng
Dari pantauan di lokasi, sejumlah pohon pisang ditanam berjajar di badan jalan tanah yang rusak parah dan berlubang. Jalan tersebut merupakan akses utama warga Dusun Janja menuju pusat Desa Malomba dan kecamatan.
Puluhan Tahun Tak Diperhatikan
Warga menyebut, kondisi jalan di Dusun Janja sudah rusak sejak lama. Saat musim hujan, jalan berlumpur dan licin. Saat kemarau, berdebu dan berlubang batu.
Baca Juga:
Biaya Perjalan Dinas Komisi IV DPRD, BPBD, Disdik Sulteng Habiskan Rp220 juta
Karena tak kunjung ada perbaikan, warga akhirnya menanam pohon pisang tepat di tengah jalan sebagai simbol bahwa pemerintah "tidak pernah hadir".
“Kami tanam pisang ini karena sudah capek melapor. Puluhan tahun tidak ada perhatian. Ini jalan satu-satunya kami, tapi dibiarkan oleh pemerintah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Jumat (24/7/2026).
Menurut warga, jalan tersebut sangat vital karena dilalui anak sekolah, petani, dan warga yang membawa hasil kebun ke pasar.