SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu- Isu ketidakadilan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) sektor Minerba di Sulawesi Tengah kembali memicu kritik publik. Di tengah gencarnya tuntutan pemerintah daerah, 11 anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Sulteng justru dinilai minim gaung dalam memperjuangkan hak tersebut di Senayan.
Keluhan masyarakat Sulteng tumpah ruah di media sosial. Pantauan SULTENG.WAHANANEWS.CO, ratusan komentar menyoroti peran wakil rakyat yang dianggap tidak berpihak pada daerah.
Baca Juga:
Aspek Sulteng "Tagih" 7 Anggota DPR RI dan 4 DPD RI: Suara Kalian Dimana Saat Sulteng Perjuangkan DBH?
Kritik Tajam Netizen: "Wakil Rakyat Cuma Saat Pileg"
Sejumlah komentar publik merefleksikan kekecewaan yang mendalam terhadap wakil Sulteng di pusat, Berikut komentar netizen dikutip dari akun Facebook Bungku life, Minggu (16/8/2026).
Kolase tangkapan layar komentar warganet Sulteng di media sosial yang menyoroti peran 11 anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Sulteng dalam isu keadilan DBH Minerba. Minggu (16/8/2026) [SULTENG.WAHANANEWS.CO / Bungku life]
Baca Juga:
Pemkab Penajam Paser Utara Proyeksikan Pendapatan Migas Naik dari Lapangan Gas Karamba Beroperasi
"wakil rakyat itu cuma berlaku saat pileg, kalau sudah duduk ya mereka wakil partai" Mudin I'zar
"Mewakili rakyat atau mewakili partai?" Pralans.
"Mereka semua sama. Mereka semua hanya mencari cuan." Sitti Fitriawati.