4. Andhika Mayrizal Amir.
Sulteng Penyumbang Besar, Jangan Diabaikan
Baca Juga:
HPA: PETI Poboya, Kota Palu Bertahan Lama Diduga Dibekingi Oknum Berseragam
Menurut Yusuf, DBH bukan soal teknis. Ini soal keadilan. Sulteng adalah salah satu penyumbang terbesar negara dari sektor nikel dan industri pengolahan mineral.
"Sulteng tidak sedang meminta belas kasihan. Kami sedang memperjuangkan keadilan. Kalau daerah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, maka manfaatnya harus kembali secara proporsional kepada daerah dan masyarakat," tegasnya.
Ia meminta para wakil Sulteng di Jakarta mengesampingkan ego partai, "Kalau menyangkut kepentingan Sulawesi Tengah, jangan ada lagi warna partai. Yang dikedepankan harus warna daerah," katanya.
Baca Juga:
Diduga Tidak Melalui Pembahasan DPRD, Rp14,27 Miliar Proyek di Sigi, Sulteng Disoal L-KPK, Kejati Diminta Usut Tuntas
Jangan Hanya Muncul Saat Pemilu
Yusuf juga menyentil kebiasaan wakil rakyat yang hanya turun saat reses atau menjelang pemilu.
"Jangan hanya datang ke Sulteng ketika membutuhkan suara rakyat. Sekarang rakyat dan pemerintah daerah sedang memperjuangkan hak fiskalnya. Wakil-wakil kita harus ada di barisan terdepan di Jakarta," cetusnya.