Tampak massa aksi masyarakat bagian selatan Kabupaten Donggala, Sulteng) di hadapan Bupati, Vera Elena Raruni, Ketua DPRD, Mohamad Taufik di Kantor DPRD Donggala. Massa menuntut pemerintah jadi memindahkan Pelabuhan Pelni dari Pantoloan ke Banawa, Kamis, (22/1/2026). [SULTENG.WAHANANEWS.CO / Andi Yudiantara / FB AMDB]
“AMDB mendesak Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Kementerian Perhubungan untuk menjalankan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 612 Tahun 2025 yang menetapkan Banawa sebagai pelabuhan singgah kapal Pelni,” ujar koordinator AMDB Marwan Arsyad, Jumat (23 Januari 2026).
Baca Juga:
Study On Board, Cara Unik Pelni Ambon Kenalkan Dunia Pelayaran ke Siswa
Sebut Arsyad, tuntutan masyarakat ini adalah untuk menegakkan peraturan sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi Donggala bagian selatan.
Klaim Arsyad, aksi AMDB ini mendapat dukungan Ketua DPRD Mohamad Taufik dan Bupati Donggala, Vera Elena Raruni yang berjanji akan menyampaikan surat resmi kepada pemerintah pusat untuk mempercepat pemindahan pelabuhan kapal Pelni dari Pantoloan ke Banawa.
[Redaktur: Awiluddin M Ali]