Gubernur menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat.
"Revisi anggaran bukan berarti memotong dana pembangunan. Kita harus memastikan proyek-proyek prioritas tetap berjalan,” katanya.
Baca Juga:
Wagub Sulteng Sebut Program BERANI Makmur Tumpuan Utama Pembangunan Tanaman Pangan Hortikultura
Sebagai langkah konkret, kata dia, pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi berkala setiap tiga hingga enam bulan sekali untuk memantau progres pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tengah.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal usulan daerah hingga ke tingkat pusat.
[Redaktur: Patria Simorangkir]