WahanaNews-Sulteng | Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meminta bidan di daerah itu yang tergabung dalam organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) agar meningkatkan peran menggencarkan pembangunan kualitas kesehatan masyarakat.
"Para bidan agar ikut meningkatkan peran dan fungsi dalam mendukung pembangunan di bidang kesehatan," kata Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Farid Yotolembah, di Palu, Senin.
Baca Juga:
Takut Diperiksa Sejumlah Kasus(?) Pemprov Sulteng Utamakan Hibah APBD Rp13 Miliar ke Kejati, Kebutuhan Masyarakat Terabaikan
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Farid Yotolembah menghadiri peringatan ulang tahun ke-73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun 2023.
Gubernur dalam sambutannya meminta kepada para setiap individu bidan agar mengembangkan kemampuan diri untuk meningkatkan pelayanan ibu hamil, KB dan reproduksi.
Kehadiran IBI, menurut dia, dapat menopang keberhasilan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, yakni “gerak cepat menuju Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju”, yang ditekankan pada misi meningkatkan kualitas manusia Provinsi Sulawesi Tengah, melalui layanan kesehatan dasar.
Baca Juga:
Pemprov Sulteng Proritas Hibahkan APBD Rp13 Miliar Biayai Fasilitas Mewah Kejati Tapi Rp380 juta Biaya Pembagunan Sekolah MA DDI Ogoamas1 Ditolak
“Saya mengingatkan kepada para bidan untuk meningkatkan fungsi dan perannya sebagai komponen pembangunan dalam rangka menyukseskan pembangunan kesehatan daerah,” sebut dia.
Pemprov Sulteng mengatakan IBI perlu fokus dan membangun pemerintah dalam hal mengatasi tingginya kasus kematian ibu saat melahirkan dan kasus kematian bayi.
Masih tingginya kasus kematian ibu dan bayi di Sulteng serta rendahnya minat keluarga untuk mengikuti program keluarga berencana, dapat menjadi potret sekaligus tolak ukur bagaimana gambaran pelayanan kepada kesehatan ibu dan anak serta KB di lapangan, ujarnya.