Empat Agenda Utama JNBA 2026
Selain pendidikan, KPK memfokuskan kegiatan pada: 1) Budaya integritas: Menguatkan nilai hidup jujur dan bertanggung jawab. 2) Pelayanan publik bersih: Mendorong transparansi di instansi pemerintah. 3) Penolakan petty corruption: Menguatkan keberanian masyarakat menolak pungli dan gratifikasi. 4) Partisipasi publik: Meningkatkan pengawasan masyarakat terhadap pemerintahan.
Baca Juga:
KPK Minta Data Anggaran Pemkab dan DPRD Muara Enim Tiga Tahun Terakhir
Dua isu strategis daerah juga menjadi perhatian khusus, yaitu tata kelola alih fungsi lahan hutan untuk pertambangan dan tambak, serta pemerataan pendidikan dari sisi akses, kualitas, dan infrastruktur. KPK akan menggelar konsultasi publik, sosialisasi ASN dan perangkat desa, hingga pemetaan risiko korupsi.
Melibatkan Masyarakat Secara Langsung
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief menyebut masyarakat akan dilibatkan lewat pojok edukasi, sosialisasi, pagelaran budaya, kuliah umum, seminar, talk show, hingga dialog terbuka.
Baca Juga:
Vonis Berkekuatan Tetap, Noel Ebenezer Jalani Hukuman di Lapas Sukamiskin
“Kami berharap JNBA jadi ruang perjumpaan antara KPK dan masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan pemda, serta menumbuhkan agen integritas di daerah,” ujar Amir.
Rekam Jejak JNBA Sejak 2018
Sejak 2018, JNBA sudah menjangkau 14 provinsi dan 73 kabupaten/kota. Total jarak tempuh lebih dari 10.000 kilometer, dengan 484.000 peserta kegiatan langsung dan jangkauan kampanye mencapai 1,4 juta masyarakat.