"Ini bukan soal minta-minta. Ini soal hak. Tanah kita digali, laut kita dikorbankan, tapi saat bicara DBH dan keadilan fiskal, wakil kita di Jakarta kemana?,” sindirnya.
Warna Daerah Harus Di Atas Warna Partai
Baca Juga:
Pemkab Penajam Paser Utara Proyeksikan Pendapatan Migas Naik dari Lapangan Gas Karamba Beroperasi
Ia juga meminta 11 wakil Sulteng mengesampingkan kepentingan partai politik dan benar-benar berdiri di barisan rakyat, "Hormat kami dari Forum Pemuda Kaili Bangkit Sulteng dan aktivis masyarakat adat Sulteng," pungkas Randir.
Daftar 11 Wakil Sulteng yang Disorot
Publik kini menagih bukti kerja 7 Anggota DPR RI dan 4 Anggota DPD RI Dapil Sulteng periode 2024-2029.
Baca Juga:
Apresiasi Kunjungan Kajati Aceh ke Subulussalam, Wujud Keseriusan Mengusut Penyimpangan Dana Doka dan DBH
Mereka adalah: Muhidin Mohamad Said - Golkar, Beniyanto, Benny Tamoreka -Golkar, Nilam Sari Lawira -NasDem, Longki Djanggola - Gerindra, Matindas Janusanti Rumambi- PDI Perjuangan, Ellen Esther Pelealu- Demokrat dan Sarifuddin Sudding,- Partai PAN
Sementara anggota DPD RI yaknil: Febriyanthi Hongkiriwang, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, Rafiq Al-Amri, dan Andhika Mayrizal Amir.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]