SULTENG.WAHAHANEWS.CO, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berupaya meningkatkan sistem layanan kesehatan yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
"Masyarakat Sulawesi Tengah harus memiliki jaminan layanan medis yang lebih inklusif," kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Kamis (13/3/2025).
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Optimal Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Ia menegaskan program Berani Sehat merupakan salah satu program pemerintah saat ini untuk memenuhi hak hidup rakyat Sulawesi Tengah.
Ia mengatakan program ini merupakan tanggung jawab pemerintah guna memenuhi hak hidup rakyat.
Pada program ini, kata dia, menerapkan sistem kesehatan dimana masyarakat cukup menunjukkan kartu tanpa penduduk (KTP) untuk mendapatkan perawatan tanpa terkendala administrasi BPJS.
Baca Juga:
BPJS PBI Dinonaktifkan, YLKI Buka Posko Aduan Konsumen
"Layanan kesehatan gratis dapat diakses hanya dengan menunjukkan KTP ini bertujuan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat tanpa kecuali," ujarnya.
Menurut Gubernur, tidak boleh lagi ada masyarakat yang ditolak berobat hanya karena kartu kepesertaan BPJS menunggak.
Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak hanya berhenti pada saat peluncuran program, tetapi pihaknya juga akan terus mengawal pelaksanaannya agar berjalan dengan transparan dan tepat sasaran.