WahanaNews-Sulteng | Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama untuk menekan inflasi.
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer bersama Gubernur Sulteng Rusdi Mastura menandatangani kesepakatan tersebut di Ruang Kerja Gubernur Sulteng, Kota Palu, Kamis (24/12/2022).
Baca Juga:
Anak di Bawah Umur di Gorontalo Dicabuli Bergilir, 20 Pelaku Ditangkap
Kesepakatan kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan kestabilan beberapa komoditi penyumbang inflasi seperti cabe dan bawang merah.
Ruang lingkup kerja sama berupa pengendalian komoditas strategis melalui strategi 4K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif) serta bentuk kesepakatan lain yang diperlukan.
Penjagub Hamka menilai, relasi antara Gorontalo dan Sulteng sangat dekat layaknya dua tetangga yang saling membutuhkan.
Baca Juga:
Kasus Guru Mesum dengan Siswi MAN Gorontalo, Kemenag Pastikan Berikan Sanksi Berat
Banyak warga Sulteng bersekolah, berdagang dan menetap di Gorontalo, begitu juga sebaliknya.
Kedekatan ini perlu dikelola dengan baik sehingga menghasilkan hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua daerah khususnya di sektor ekonomi.
“Sebagaimana arahan Bapak Presiden agar daerah memperkuat kerjasama antar daerah untuk mengurangi disparitas pasokan dan harga pangan antar wilayah. Jika Gorontalo defisit pangan maka membutuhkan pasokan dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan. Begitu juga sebaliknya,” kata Hamka dalam sambutannya.