Ia mengatakan hasil sidak ini akan ditindaklanjuti oleh TPID Sulteng dan Satgas Pangan dengan melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan serta distributor bahan pokok untuk memastikan tidak terjadi penimbunan serta manipulasi harga bahan pokok oleh pedagang.
Ia menekankan pentingnya kepatuhan distributor dalam dan pedagang terhadap ketentuan harga yang telah ditetapkan.
Baca Juga:
Jalan Gilimanuk-Denpasar Ambles, BI Bali Waspadai Risiko Inflasi Daerah
Selain itu, kata dia, pemerintah juga melaksanakan pasar murah di beberapa titik di daerah ini menjelang bulan Ramadhan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan pengendalian inflasi daerah.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Biro Ekonomi Sulteng Riska juga menyebutkan sejumlah komoditas tertentu mengalami kenaikan harga karena jumlah konsumsi masyarakat yang meningkat.
"Namun harga ini diperkirakan akan kembali normal pada minggu pertama bulan Ramadhan," ujarnya.
Baca Juga:
TPIP dan TPID Wilayah Sumatera Perkuat Sinergi Guna Mendukung Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan yang Inklusif
Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya melakukan intervensi program-program untuk mengendalikan harga yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Ia juga menambahkan apabila ditemukan indikasi menyiarkan harga atau penimbunan, pihaknya akan mengambil langkah-langkah tegas yang diperlukan.
[Redaktur: Patria Simorangkir]