WahanaNews-Sulteng | Selasa (25/1/2022), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Himpunan Nelayan Palu.
Anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma mengatakan, pertemuan itu untuk menindaklanjuti pembangunan tambatan perahu di kawasan Tanggul Silabeta.
Baca Juga:
Rusia Hapus Domain YouTube dan WhatsApp, Akses Internet Kian Diperketat
"Benar, pimpinan memerintahkan segera menyikapi masalah ini. Maka pagi ini dijadwalkan," ujarnya.
Yahdi menjelaskan, pembangunan Tanggul Silabeta 7,2 Km di Teluk Palu dibiayai dengan skema Loan (JICA Jepang & ADB) sebesar Rp 668 miliar.
Pemerintah sebelumnya menjanjikan pembangunan tambatan perahu dan rumah singgah nelayan melalui beberapa kali pertemuan dengan DPRD Palu.
Baca Juga:
Pelantikan Pengurus Percasi Sumedang 2026–2030, Kadisparbudpora Dorong Prestasi hingga Tingkat Nasional
Namun hingga kini hal itu belum terealisasi.
Sementara tanggul sepanjang 7,2 kilometer tersebut sudah selesai dikerjakan.
Pantauan TribunPalu.com, hingga berita ini diterbitkan RDP antara DPRD Sulteng dan Himpunan Nelayan Palu masih berlangsung.
"Semoga pagi ini, ada titik terang soal masalah kami", ucap Ketua Nelayan Teluk Arham saat ditemui.
[kaf]