SULTENG.WAHANANEWS.CO, Morowali- Seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Morowali berinisial SN diduga mengalami intimidasi dari oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali pada Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat dokter SN sedang menjalankan tugas pelayanan kesehatan di RSUD setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika oknum anggota DPRD itu mendatangi RSUD Morowali untuk meminta kamar rawat inap bagi seorang pasien.
Baca Juga:
Usai Taheran Lancarkan Serangan Baru, Trump Umumkan Kesepakatan Damai dengan Iran Berakhir
Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi pihak RSUD karena seluruh kamar telah terisi penuh oleh pasien lain yang masuk lebih dulu.
Dokter SN yang menangani situasi tersebut telah menjelaskan bahwa tidak ada kamar kosong. Akan tetapi, penjelasan itu tidak diterima oleh oknum legislator tersebut.
"Kamu tidak tahu saya, saya ini anggota dewan," ujar oknum DPRD tersebut kepada dokter SN.
Baca Juga:
Laporan Dugaan Intimidasi Dokter Icha Diselidiki Polda NTT
Situasi kemudian memanas. Oknum legislator itu bahkan diduga mengeluarkan bahasa yang mengarah pada ancaman fisik terhadap dokter yang sedang bertugas.
Tindakan tersebut dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang wakil rakyat. Hingga berita ini ditayangkan, pihak RSUD Morowali dan DPRD Morowali belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.
Dugaan intimidasi ini sontak menjadi perhatian publik. Sikap arogansi tersebut dianggap berbanding terbalik dengan harapan masyarakat terhadap sosok wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan dan mengutamakan pelayanan.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]