SULTENG.WAHANANEWS.CO, Kota Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menekankan pentingnya Integritas dan dedikasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal itu disampaikan Anwar Hafid, saat pimpin Apel Gabungan Perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (5/1/2026).
Baca Juga:
Bayar THR dan Gaji Ke-13 Guru ASN, Akhir Tahun 2025 Purbaya Cairkan Rp7,66 Triliun
Di hadapan ribuan ASN Gubernur Anwar, menegaskan bahwa sumpah jabatan bukanlah sekadar seremonial, melainkan janji suci kepada Tuhan.
“Sumpah jabatan jangan dianggap main-main. Kita bersumpah di hadapan Allah SWT. Itu adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga dalam pelaksanaan tugas,” tegas Anwar Hafid dalam amanatnya yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta apel.
Dalam kesempatan itu Gubernur Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur Reny Lamadjido dan Sekretaris Provinsi Sulteng Novalina,
Baca Juga:
Kepada ASN P3K Paruh Waktu, Bupati Tegaskan Bahwa Kinerja Adalah Ukuran Utama
Anwar Hafid juga menegaskan bahwa sebanyak 22.126 ASN Pemprov Sulteng memiliki tugas tunggal: melayani rakyat. Menurutnya, ekspektasi masyarakat sebenarnya sederhana namun mendasar.
“Rakyat hanya membutuhkan dua hal dalam pelayanan, yaitu kepastian dan kesungguhan. Tolong, kalau ada rakyat yang mengadu, layani sesuai kemampuan kita,” imbuhnya.
Menandai dimulainya era digitalisasi pemerintahan di tahun 2026, Pemprov Sulteng telah mengaktifkan Command Center secara penuh sejak malam pergantian tahun. Inovasi ini bukan sekadar pusat data, melainkan instrumen pemantau kinerja langsung.
Gubernur menjelaskan bahwa setiap laporan atau keluhan masyarakat yang masuk melalui Command Center akan langsung diteruskan ke perangkat daerah terkait. Kecepatan respons inilah yang nantinya akan menjadi indikator penilaian kinerja individu.
“Tindak lanjut respons terhadap masyarakat ini akan berpengaruh pada penilaian kinerja, termasuk dalam penambahan penghasilan aparatur (TPP),” ungkap Gubernur.
Selain disiplin jam kerja, Gubernur Anwar Hafid menginstruksikan seluruh unit kerja untuk menginternalisasi program unggulan 9 Berani.
Program ini menjadi kompas pembangunan Sulawesi Tengah yang meliputi:
* Berani Cerdas & Berani Sehat
* Berani Lancar & Berani Panen Raya
* Berani Tangkap Banyak & Berani Menyala
* Berani Berdering & Berani Berintegritas
* Berani Berkah
“Seluruh ASN harus menjadi penggerak utama keberhasilan 9 Berani. Ini bukan sekadar slogan, tetapi arah kebijakan pembangunan daerah kita,” pungkasnya.
Apel perdana ini diharapkan menjadi momentum transformasi budaya kerja ASN Sulawesi Tengah yang lebih kolektif, responsif, dan berbasis hasil di tahun 2026.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]